Cara Membuka Kunci Stang Motor yang Terkunci Karena Macet

Pengguna sepeda motor sering kali mengalami masalah teknis selain masalah mesin. Masalah tersebut salah satunya kunci stang motor yang sering kali macet atau tidak bisa diputar. Cara membuka kunci stang motor yang terkunci akibat macet dapat dilakukan di rumah. Pemilik tidak perlu terburu-buru membawa kendaraan ke bengkel untuk memperbaiki kunci stang tersebut.

Kerusakan kunci stang memang sering terjadi terutama pada motor yang berusia cukup tua dan minim perawatan. Terlihat sepele tetapi akan sangat menyusahkan jika kunci stang tersebut bermasalah. Berikut cara memperbaiki kunci stang motor yang macet dan penyebabnya.

Cara Membuka Kunci Stang Motor yang Terkunci Karena Macet

Membuka kunci stang yang macet tanpa bantuan ahli kunci membutuhkan pemilihan bahan yang tepat dan kehati-hatian. Kesalahan dalam memperbaiki kunci stang justru akan membuat anak kunci patah dan tertinggal di lubang kunci. Berikut cara mengatasi kunci stang motor yang sedang macet.

1. Gunakan Minyak Goreng

Bahan yang bisa digunakan untuk memperbaiki kunci stang yang bermasalah yaitu Minyak goreng. Memanfaatkan minyak goreng sebagai cara membuka kunci stang motor yang terkunci merupakan paling mudah karena bahan tersebut sangat umum berada di rumah. Pilih minyak goreng baru untuk mencegah adanya kotoran yang malah menambah kerusakan kunci.

Pemilik motor hanya perlu menyiapkan minyak dalam wadah dan menyelupkan ujung anak kunci pada minyak goreng. Masukan dan keluarkan anak kunci beberapa kali sampai minyak merata pada lubang kunci. Putar pelan-pelan anak kunci sampai bergeser ke tanda on-off-lock. Ulangi jika kunci masih belum bisa terbuka.

2. Pergunakan Cairan Penetran

Macetnya kunci stang biasanya diakibatkan oleh kotoran yang menempel di lubang kunci. Kotoran tersebut dapat dibersihkan menggunakan cairan penetran seperti Rexco 50 atau WD40. Cairan tersebut dapat dibeli di bengkel  atau toko aksesoris motor dengan kisaran harga 45-55 ribu rupiah.

Cara memakai cairan ini cukup mudah karena kemasannya dalam botol semprot. Semprotkan cairan tersebut dalam lubang kunci yang macet kemudian diamkan agar cairan bisa meresap dan membersihkan kotoran. Masukkan anak kunci untuk mencoba apakah kunci stang sudah bisa berfungsi. Ulangi jika kunci stang masih belum bisa diputar.

3. Manfaatkan Oli Baru

Oli atau minyak pelumas juga bisa digunakan untuk mengatasi kunci stang motor yang macet. Cairan tersebut dapat melumasi lubang kunci dan membuat komponen yang macet berfungsi kembali. Sebaiknya gunakan oli baru karena oli bekas mengandung kotoran dari sisa penggunaannya.

Minyak pelumas atau oli tersebut dioleskan pada anak kunci dan diteteskan pada lubang kunci. Tunggu sebentar sampai oli benar-benar masuk ke lubang kunci. Masukkan anak kunci, kemudian putar pelan-pelan. Lalu ulangi cara tersebut jika kunci stang masih belum bisa diputar.

Penyebab Kunci Stang Motor Macet

Kunci stang motor yang terkunci atau mengalami macet akan sangat mengganggu pengguna terutama jika harus terburu-buru. Macetnya kunci stang membuat kendaraan bermotor tersebut tidak bisa dihidupkan dan juga dimatikan. Berikut beberapa penyebab macetnya kunci stang motor,

  • Adanya kotoran. Kotoran bisa menjadi penyebab utama macetnya kunci motor. Adanya kotoran akan menyumbat lubang kunci dan menyebabkan anak kunci tidak kompatibel dengan lubang kunci sehingga tidak bisa dibuka. Lubang kunci harus sering disemprot dengan cairan penetran minimal satu bulan sekali untuk menghilangkan kotoran pada lubangnya.
  • Adanya air yang masuk. Air bisa menyebabkan karatan pada komponen lubang kunci stang motor. Masuknya air sabun juga bisa membuat lubang kunci menjadi macet karena sisa sabun yang mengering menjadi kotoran. Tutuplah lubang kunci agar air tidak masuk saat kehujanan atau saat mencuci kendaraan.

Kerusakan pada kunci stang akan sangat mengganggu penggunanya. Penggunaan minyak pelumas, cairan penetran dan juga minyak goreng bisa menjadi cara membuka kunci stang motor yang terkunci karena macet. Hati-hati dalam memutar kunci agar anak kunci tidak patah dan tertinggal di lubang kunci.

Bagikan: