Untung Rugi Memperbesar Pengisian Aki Motor

Banyak orang yang memilih hobi untuk memodifikasi motornya. Akhirnya, ukuran normal aki motor tidak bisa mengikuti hasil modifikasi. Solusinya adalah dengan memperbesar pengisian aki motor jadi bisa dihasilkan daya yang lebih besar. Alasan lain untuk melakukannya adalah untuk menghindari aki yang tekor karena pengisian aki yang tidak normal.

Apapun alasannya sebenarnya memperbesar daya pada aki motor adalah hal yang boleh saja dilakukan. Namun sebelum itu, pemilik kendaraan harus mempertimbangkan untung dan ruginya. Karena, perubahan yang dilakukan pasti akan berpengaruh pada kondisi komponen mesin yang lain.

Keuntungan Yang Bisa Didapatkan

Hal pertama yang dibahas adalah keuntungan yang bisa didapatkan, jika pemilik motor melakukan penambahan pada pengisian aki. Tentu saja, jika dilakukan sesuai dengan kebutuhan proses ini akan memberikan keuntungan tersendiri bagi pemilik kendaraan. Berikut ini adalah keuntungan yang bisa didapatkan beserta dengan penjelasannya:

1. Daya Setrum Lebih Tinggi

Memperbesar pengisian aki motor, tentu saja, secara otomatis memberikan daya setrum yang lebih tinggi. Daya setrum yang lebih tinggi ini mungkin saja dibutuhkan untuk mengimbangi modifikasi yang telah dilakukan pada motor. Karena tegangan dan amperenya menjadi lebih besar.

2. Mengembalikan Performa Aki

Untuk aki yang sudah lemah tegangannya, melakukan cara ini bisa mengembalikan performa aki motor seperti semula. Namun, cara penambahan dan pembesarannya masih harus sesuai dengan standar serta spesifikasi aki yang sebelumnya.

Jika performa aki kembali seperti sebelumnya, tentu saja ini menghindarkan aki dari kemungkinan tekor dan kebocoran aki. Hal ini membuat aki yang sudah lemah jadi kuat kembali dan tidak mudah drop. Namun, membeli aki yang baru menjadi solusi yang lebih mudah daripada memodifikasinya.

Kerugian Yang Mungkin Terjadi

Selain ada keuntungan, tentu saja ada kerugian yang mungkin dialami oleh pemilik kendaraan. Apalagi, jika pemilik kendaraan melakukan modifikasi dan pembesaran yang terlalu jauh dari spesifikasi. Berikut ini adalah penjelasannya.

1. Menyebabkan Aki Kembung

Jika aki motor diisi dari kapasitas yang bisa ditampungnya. Hal ini, tentu saja, bisa menyebabkan terjadinya overcharge. Dengan kata lain, aki mengalami kelebihan daya, jika situasinya terus terjadi. Maka, aki motor bisa menjadi kembung hingga tidak bisa digunakan lagi.

2. Harus Mengganti Spull

Untuk memodifikasi bagian aki terutama memperbesar bagian pengisiannya. Pemilik kendaraan harus mengeluarkan dana untuk membeli spull baru atau kiprok yang baru. Spul merupakan salah satu komponen aki.

Fungsi utama dari spul ini adalah sebagai penghasil listrik yang memenuhi seluruh kebutuhan daya listrik motor. Tentu saja, jika daya setrum dan kapasitas aki ingin diubah, spull ini harus diganti dan biayanya cukup mahal. Karena termasuk komponen yang paling utama.

3. Spull Baru Bisa Saja Bermasalah

Spull memiliki jenis dan kapasitasnya tersendiri, semua disesuaikan dengan kebutuhan dan tipe kendaraannya. Karena itu memasang spull yang tidak sesuai dengan tipe motor dan mesinnya mungkin saja bisa menimbulkan masalah baru. Misalnya overcharge, atau bahkan mati listrik.

Namun hal ini, bisa saja dihindari jika dilakukan modifikasi pula pada bagian spul nya. Tentu saja, hal ini akan membuat lebih banyak biaya yang harus dikeluarkan oleh pemilik kendaraan.

Memperbesar pengisian aki motor memang sah saja dilakukan. Namun, karena termasuk merubah secara paksa dan di luar kapasitas. Lebih baik dipertimbangkan terlebih dahulu secara matang. Baik menurut kapasitas motor dan mesin. Serta, biaya yang akan dikeluarkan untuk modifikasinya.

Bagikan: