Cara Memasang Aki Motor yang Tepat dan Benar

Aki merupakan sumber daya listrik kendaraan bermotor baik pada sepeda motor atau mobil. Pergantian aki diperlukan jika aki tersebut sudah habis masa pakainya atau mengalami kerusakan. Beberapa merk dan jenis motor menggunakan cara memasang aki motor yang berbeda-beda, tetapi prinsip pemasangannya sama.

Masa pakai aki tergantung dari cara pakai kendaraan tersebut. Motor yang sering dihidupkan manual untuk memanaskan mesin umumnya akan memiliki masa pakai aki yang lebih lama. Sering lupa mematikan kunci stang atau lampu kendaraan membuat aki menjadi mudah mati. Berikut cara memasang aki pada sepeda motor yang benar.

1. Matikan Kendaraan

Perangkat aki merupakan perangkat yang sangat penting terutama untuk kendaraan motor berjenis matic. Berperan sebagai sumber listrik, Aki tentunya memiliki muatan listrik yang cukup besar dan mampu menghidupkan motor. Muatan listrik tersebut akan hidup jika kendaraan dihidupkan.

Pengguna harus memastikan kendaraanya mati terlebih dahulu jika ingin melepas atau memasang aki. Kunci stang juga harus pada tanda off untuk memastikan listrik dari aki maupun kendaraan dalam keadaan mati. Memegang kabel aki pada keadaan kendaraan hidup akan membuat pengguna tersengat arus listrik dari aki.

2. Lepas Aki Lama

Mengganti aki baru dengn aki lama bisa dilakukan di rumah tanpa harus membawa kendaraan ke bengkel. Cara memasang aki motor yang pertama yaitu dengan melepas aki lama yang sudah mati terlebih dahulu. Aki lama yang sudah tidak berfungsi nantinya akan diganti dengan aki baru yang berfungsi dengan baik.

Cara melepas aki lama tidak boleh asal agar tidak tersengat arus listrik dari aki ataupun dari mesin. Kabel yang dibuka terlebih dahulu adalah kabel dengan kutub hitam yang merupakan kutub negatif. Kutub positif tidak boleh dibuka pertama kali karena akan menyebabkan korsleting listrik di bagian mesin motor.

3. Pasang Aki Baru

Aki baru dapat dibeli di bengkel motor ataupun toko yang menyediakan alat-alat kendaraan bermotor. Sepeda motor umumnya menggunakan jenis aki kering atau aki basah tergantung dari merk motornya. Merk aki yang ada di pasaran sangat banyak dan memiliki harga yag berbeda-beda tergantung kualitasnya.

Cara memasang kabel aki pada aki baru berbeda dengan cara melepasnya. Kabel yang harus dipasang terlebih dahulu adalah kabel dengan kutub postif baru dilanjutkan dengan kabel negatif. Pemasangan kabel ini harus sesuai urutan untuk mencegah tersengat arus listrik dari aki ketika tersentuh.

4. Bersihkan Debu Kabel Aki

Mesin kendaraan bermotor sangat mudah terkena debu terutama kendaraan yang sering dibawa perjalanan jauh. Debu-debu tersebut dapat mengganggu kinerja dari mesin maupun aki jika sampai menumpuk. Pembersihan secara berkala harus dilakukan agar kinerja mesin motor tetap baik.

Pembersihan debu pada tempat aki, kabel dan juga pada aki harus dilakukan saat mengganti aki lama dengan aki baru. Kotoran atau debu pada aki dan kabel berpotensi mengganggu kinerja dari aki. Perawatan kabel-kabel aki sangat penting dilakukan untuk memaksimalkan kerja aki dan memperlama masa pakai.

5. Lakukan Pengecekan Ulang

Pengecekan ulang diperlukan sebelum mulai menghidupkan kendaraan bermotor, setelah pemasangan aki baru. Komponen yang harus dicek yaitu kabel-kabel aki dan regulator aki untuk mengetahui apakah ada kerusakan yang terjadi. Kerusakan pada bagian-bagian tersebut juga harus diganti agar tidak merusak komponen motor yang lain.

Aki sepeda motor memiliki masa pakai yang terbatas tergantung dari perawatan dan merk aki yang digunakan. Pemilik kendaraan yang ingin mengganti aki motor sendiri harus mengetahui cara memasang aki motor yang benar agar tidak terjadi kerusakan pada komponen lain. Bawa kendaraan ke bengkel jika merasa tidak mampu untuk mengganti aki kendaraan yang rusak tersebut.

Bagikan: