Arti Tune Up Motor, Cara Melakukan, dan Manfaatnya Bagi Kendaraan

Ketika masa pemakaian kendaraan sudah cukup lama, maka perlu dilakukan perawatan agar kembali nyaman digunakan. Salah satunya yaitu dengan melakukan tune up. Tapi, apakah sudah tahu bagaimana arti tune up motor itu? Lalu, sebenarnya bagaimana cara melakukannya? Dan apa manfaatnya bagi kendaraan? Untuk lebih jelas, simaklah uraian yang dipaparkan berikut.

Pengertian Tune Up

Berbeda dari servis motor, tone up bisa diartikan sebagai salah satu proses pengembalian kendaraan kepada performa standarnya. Jika motor difungsikan setiap hari, tentu ada bagian-bagian yang mengalami perubahan. Yang menyebabkan si pengguna merasa tidak nyaman dan ada yang berbeda ketika menggunakannya. Sehingga, perlu dilakukan perawatan khusus dengan tune up ini.

Biasanya, ada dua komponen yang paling sering mengalami perubahan dan perlu dilakukan tone up. Yang pertama adalah bagian mesin motor. Semakin lama kendaraan dipakai, maka besar kemungkinan mesin menjadi aus. Sedangkan yang kedua adalah filter udara. Sama halnya dengan mesin, filter udara akan menjadi kotor dan aliran udara akan terhambat.

Idealnya, proses tune up ini dilakukan paling tidak tiga bulan satu kali. Sehingga performa mesin kendaraan bisa terkontrol dan kembali seperti awal. Atau jika pengguna merasa motornya sudah tidak nyaman lagi, maka bisa segera melakukan tune up. Perawatan ini juga dapat dilakukan ketika interval pada motor menunjukkan angka 2000 kilometer.

Cara Melakukan Tune Up

Setelah mengetahui arti tune up motor, sekarang adalah saatnya membaca mengenai cara-cara dalam melakukannya. Sehingga pengguna bisa melakukan perawatan dengan baik kepada kendaraan. Ada tiga macam sektor yang harus dilakukan tune up. Berikut ini uraiannya:

1. Sektor Mesin

Yang paling awal dan penting adalah melakukan tune up pada mesin kendaraan. Ada beberapa pengecekan yang harus dilakukan pada mesin, yaitu:

  • Mengecek kualitas oli
  • Mengecek busi
  • Memeriksa filter udara
  • Memeriksa karburator dan filter bensin
  • Membersihkan penyetelan katup dan injektor (bagi motor injeksi)

2. Sektor Chasis

Setelah melakukan tune up pada mesin, sekarang berlanjut ke chasis. Pada bagian ini pun sama, ada komponen-komponen motor yang harus dikembalikan ke performa standarnya, yaitu:

  • Mengecek kemudi
  • Mengecek velg, ban, dan kampas rem
  • Menyetel rantai roda
  • Mengecek oli, gardan, dan memeriksa bagian volume minyak rem juga roller (bagi motor matic)

3. Sektor Transmisi

Sektor terakhir yang juga harus dilakukan tune up adalah bagian transmisi. Hal ini sangat perlu dilakukan agar nantinya motor bisa nyaman kembali digunakan. Komponen-komponen tersebut antara lain:

  • Memeriksa tegangan pengisian motor
  • Mengecek tegangan aki
  • Memeriksa klakson dan lampu
  • Memeriksa pengapian kendaraan

Manfaat Tune Up

Lakukan tune up kepada motor secara rutin. Supaya pengguna bisa merasa aman dan nyaman berada di medan apa pun. Karena secara garis besar, ada dua manfaat penting yang akan didapatkan jika melakukan tune up pada kendaraan. Manfaat tersebut adalah:

1. Mengembalikan Mesin pada Performa Semula

Sudah disinggung bahwa tune up ini berpengaruh besar terhadap performa mesin. Ketika motor sering dipakai, tentu ada bagian mesin yang mengalami perbedaan. Salah satunya yaitu akan terasa berat dan menjadi kurang nyaman. Tapi dengan melakukan tune up, mesin dikembalikan ke performa awalnya.

2. Menjaga Mesin Agar Lebih Awet

Melakukan tune up secara rutin tentu bisa menjaga performa mesin agar lebih maksimal. Komponen kendaraan yang lain pun dijamin lebih awet dan tetap aman. Berbeda ketika lama tidak di-tune up. Motor pasti cepat rusak dan tidak nyaman digunakan.

Itulah uraian mengenai arti tune up motor dan bagaimana cara melakukannya pada kendaraan. Sebaiknya lakukan perawatan ini secara rutin agar mesin dalam motor dapat kembali ke performa semula setelah lama digunakan. Selain itu, proses ini juga menjaganya supaya lebih awet.

 

Bagikan: