Aki kering apakah bisa di cas ulang? Berikut 5 Cara Cas Aki Kering Yang Benar

admin

Aki kering apakah bisa di cas ulang?

Otoriders.com – Banyak pengendara yang mempertanyakan apakah aki kering yang dipasang di motor atau mobil bisa dicas ulang? Beberapa orang memiliki baterai kendaraan yang mati atau terkuras. Sehingga muncul masalah seperti ini.
Baterai adalah perangkat yang dapat menyimpan energi (biasanya energi listrik). Baterai tersebut memiliki peran yang sangat penting pada kendaraan bermotor.
Komponen-komponen tersebut menjadi sumber daya yang dibutuhkan oleh sistem kelistrikan. Jika kondisi diturunkan, banyak masalah bisa muncul.

Baterai yang rusak dapat dideteksi dengan menimbulkan gejala, antara lain lampu dasbor mulai meredup lebih dari biasanya. Kemudian saat mesin dalam posisi lambat, putarannya naik turun. Dalam kasus yang lebih parah, bahkan sepeda motor tidak mau hidup.

Baterai yang rusak dapat mempengaruhi jangkauan kendaraan bermotor Anda. Oleh karena itu, baterai harus diperiksa secara teratur. Pastikan voltase tidak lebih rendah dari 12,5 volt.
Baterai kering dapat diisi seperti ini

Nah, untuk pertanyaan di atas apakah aki kering bisa dicharge? Merujuk dari laman carmudi.co.id, hal itu bisa saja terjadi. Selama ini orang hanya tahu kalau aki basah bisa diisi ulang, tapi ternyata aki kering bisa.
Ini sebenarnya direkomendasikan sebagai bagian dari perawatan karena baterai akan habis.

Sekedar informasi, salah satu ukuran bagus tidaknya suatu baterai adalah kemampuannya dalam menahan debit.
Beberapa produsen aki atau aki mobil kini juga menawarkan alat untuk mengisi daya konsumennya. Harganya berkisar antara Rp 200.000 hingga Rp 1 juta.

Baca Juga :   Perhatikan 5 Tanda Ban Motor Harus Diganti Berikut Ini

Berikut 5 Cara Cas Aki Kering Yang Benar

Aki kering apakah bisa di cas ulang

Mengingat harganya yang cukup mahal, Anda bisa mengisi baterai sendiri di rumah. Seperti dikutip dari carmudi.com, Anda harus melakukannya dengan beberapa cara, yaitu:

1. Pastikan sumber daya listrik stabil

Misalkan Anda akan mengisi daya dengan listrik rumah tangga. Masalah yang berulang dengan listrik rumah tangga adalah pemadaman bergilir. Ini di luar kendali. Namun Anda bisa memantau jadwal pemadaman melalui akun media sosial PLN setempat.
Alasan konsumsi daya harus stabil karena beberapa produk charger kehilangan daya di tengah dan mengulangi proses pengisian dari awal. Jadi buang-buang waktu.

2. Siapkan pengisi daya dan baterai yang akan diisi

Pada tahap ini, Anda juga disarankan untuk memilih lokasi padding yang benar. Cari tempat yang kering jauh dari jangkauan anak-anak.
Mengisi daya baterai 4,2 amp dengan pengisi daya 2 amp mungkin memerlukan waktu 6 hingga 7 jam hingga terisi penuh. Saat mengisi daya, kemungkinan besar Anda akan terlibat dalam aktivitas lain. Jadi sangat disarankan untuk memilih lingkungan yang aman untuk meninggalkannya.

Beberapa produsen pengisi daya baterai mengklaim produk mereka tahan air, yang berarti tahan percikan. Ini mungkin benar, tetapi Anda juga harus memastikan area yang Anda gunakan kering untuk berjaga-jaga.

3. Hubungkan kabel pengisi daya

Untuk mengisi daya, Anda perlu menyambungkan kabel pengisi daya ke baterai yang ingin diisi dayanya. Jangan terbalik, sambungkan sesuai terminal.
Kabel merah terhubung ke positif, dan kabel hitam terhubung ke negatif. Di sisi lain, setiap produk baterai biasanya memiliki simbol plus atau minus di setiap terminalnya.
Perlu ditegaskan kembali bahwa pada saat menyambungkan kabel jangan sampai terbalik, karena akan menyebabkan korslet alias korslet.

Baca Juga :   Tips Memilih Oli Motor Yang Benar¬†

4. Isi daya dengan sumber daya yang sesuai

Seperti disebutkan sebelumnya, tidak perlu mengisi daya dengan terlalu banyak daya. Untuk baterai sepeda motor 4,2 amp, pengisian 2 amp sudah cukup. Kesabaran lebih baik daripada baterai cepat habis.

5. Cabut setelah selesai

Umumnya, orang yang mengisi daya dengan pengisi daya buatan sendiri akan memeriksa tingkat pengisian daya berdasarkan suhu baterai. Misalnya, pegang bagian samping baterai.
Jika sudah terasa hangat, diperkirakan baterai sudah selesai charging. Namun, jika Anda menggunakan pengisi daya baterai khusus, biasanya ada lampu indikator yang menunjukkan bahwa proses pengisian daya telah selesai.

Setelah itu, Anda bisa mengecek kondisi baterai untuk memastikan tegangannya di atas 12,5 volt. Jika hasil ini diperoleh, pengisian berhasil dan baterai dapat digunakan kembali.
Namun jika gagal, berarti sel-sel di baterai mungkin sudah lemah. Tetapi ini membutuhkan pendekatan yang berbeda.

Aki kering apakah bisa di cas ulang

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengisi aki sepeda motor?

Setelah mengetahui beberapa hal tentang pengisian aki sepeda motor, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk Ngecas aki sebuah motor? Lamanya pengisian baterai sepeda motor tergantung dari daya pengisian atau charger yang digunakan. Seperti yang sudah kita bahas di atas, daya pengisian baterai bisa menggunakan 3 amp, 5 amp, dll.

Daya dari tegangan charger dapat dibuat menjadi beberapa mode yaitu fast mode dan slow mode. Untuk mode cepat menggunakan 3 amp, waktu pengisian sekitar 30 menit hingga 3 jam.

Sedangkan untuk slow mode yang menggunakan 0.3 amp membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 12 jam. Hasil charging dari kedua mode tersebut tentunya berbeda, dan mode slow charging biasanya lebih banyak digunakan karena dapat membuat baterai lebih awet dibandingkan dengan menggunakan mode fast charging.

Baca Juga :   5 Tahap dalam Cara Memotong Rantai Motor dan Menyambungkannya Kembali

Artikel Terkait

Bagikan: