Inilah 5 Perbedaan MotoGP VS Superbike yang Wajib Diketahui

Sebagai penggemar dunia otomotif, pasti pembalap sudah tidak asing lagi dengan balapan motor. Ajang balap motor merupakan salah satu cabang olahraga otomotif. MotoGP dan Superbike adalah dua ajang balap motor yang cukup bergengsi. Kompetisinya berstandar internasional. Namun, apa bedanya MotoGP vs Superbike? Ketahui lebih lanjut dengan simak ulasan berikut:

motogp vs superbike
motogp vs superbike

1. Perbedaan dari Sisi Sejarah

Sejarah awal mula kedua ajang balap motor ini berbeda. MotoGP bermula dari Kejuaraan Eropa. Pada awalnya, kompetisi ini diselenggarakan di tahun yang sama saat perang dunia kedua meletus yaitu tahun 1949. Bahkan dalam perjalanannya, MotoGP sebelumnya memiliki nama World Speed Championship.

Cukup berbeda dengan MotoGP, kejuaraan superbike atau WSBK mulai diadakan pada tahun 1988. Kompetisinya pertama kali diadakan di Amerika sebagai lokasinya. Dalam perjalanannya waktu ke waktu, nama kompetisi ini berubah menjadi Superbike World Championship.

2. Perbedaan dari Segi Penyelenggara

Promotor MotoGP yang perdana adalah FIM atau Federation Internationale de Motocyclisme. Sudah menaungi kompetisi MotoGP sejak tahun 1949. Selanjutnya pada tahun 1992, FIM merangkul Dona Sports untuk turut menjadi promotor MotoGP.

Saat ini WSBK sudah diakuisisi oleh Dona Sports. Meskipun memiliki promotor yang sama dengan MotoGP, sebelumnya WSBK dinaungi oleh promotor dari Selandia Baru bernama Steve Mclaughlin. Hanya saja, dalam perjalanannya kemudian WSBK jatuh ke tangan Flammini Group. Kemudian hingga kini sudah diambil alih oleh Dona Sport.

3. Perbedaan dari Periode Balap

Setiap ajang balap memiliki periode balapannya masing-masing. Ini dimaksudkan agar para pembalap juga memiliki waktu untuk berlatih sebelum kompetisi dimulai. Pada dasarnya, MotoGP vs Superbike sama-sama memiliki waktu kualifikasi yang sama yakni 2 hari. Hanya saja, jumlah seri dalam setiap musimnya berbeda.

Meskipun di 2018 MotoGP hanya memiliki 19 seri. Kini MotoGP sudah memiliki 20 seri. Dalam 20 seri ini beberapa negara baru juga termasuk, seperti Thailand dan Finlandia. Banyak yang memprediksikan bahwa musim selanjutnya Indonesia bisa ikut bergabung di 21 seri. Sementara itu, Superbike hanya memiliki 12 seri selama satu musim.

4. Perbedaan Jenis Motor

Jenis motor yang digunakan di MotoGP berbeda dengan di Superbike. Motor yang untuk MotoGP adalah motor yang memang disiapkan dengan kualifikasi dan kriteria yang sesuai dengan standar MotoGP. Ini berarti, motor yang digunakan di MotoGP biasanya sudah mendapatkan modifikasi untuk menyesuaikan dengan standar MotoGP.

Mulai dari tipe, jenis onderdil hingga ban sudah ada standar merk nya sendiri. Berbeda dengan WSBK. Moto yang digunakan di ajang balapan motor WSBK adalah motor produk dari pabrik-pabrik motor umum. Motor ini adalah motor yang sama yang dijual secara komersial ke masyarakat umum.

5. Jumlah Motor dan Pembalap

Di MotoGP, setiap satu klub paling tidak harus memiliki dua pembalap. Ini dimaksudkan agar jika salah satu pembalap gagal di arena balap, pembalap lain dari klub yang sama masih bisa melanjutkan balapan. Jadi, bisa menyelesaikan hingga garis finish.

Selain itu, setiap pembalap juga memiliki cadangan 1 motor lagi jika saja motornya rusak saat pertandingan. Ini cukup berbeda dengan Superbike. Di kompetisi balap Superbike, setiap klub hanya terdiri dari 1 orang saja yang mewakili klub tersebut. Sepeda motor yang digunakan juga hanya memiliki masing-masing 1 motor saja.

Itulah beberapa perbedaan MotoGP vs Superbike yang perlu pecinta otomotif ketahui. Beberapa orang dan awam masih tidak mengerti dengan perbedaan kedua kompetisi ini. Informasi di atas bisa membantu pembaca untuk mengetahui lebih lagi terkait perbedaan antara dua ajang kompetisi balap bergengsi tingkat dunia ini.

Bagikan: